Soundtrack: Bullet with butterfly wings
why... couse... the world is a vampire...
Sabtu kemaren SMA negeri 2 Bandung, my three year hell. Ngelepas angkatan 2005, dengan 2 orang anak yang ga lulus. Tapi anak-anak 2 sendiri termasuk yang angkatan saya bilang dengan bangga, "SMA kita kan peringkat ke 2 tersedikit yang ga lulus". Parah! apa mereka ga mikir perasaan 2 orang yang ga lulus, perasaan orang tua ke dua orang itu juga. Kayak ngehina tangan sendiri. Lulusin dulu temen lu semua, baru bangga.
Forget it, its useless anyway.
Sabtu kemaren juga saya pergi ke sabuga, di parkiran atas saya ngelamun sambil ngabisin setengah bungkus marlboro sendiri. Bukan buat galaw-galawan, bukan buat bertapa, bukan buat nambah polusi di paru-paru. Tapi itu tempat bersejarah buat saya, tempat saya diwisuda, garis finish saya setelah 3 taun lari buat lulus.
tempat itu, parkiran atas sabuga, satu taun lalu(kira-kira). Saya dengan empat temen paling deket saya selama sma, pergi melarikan diri dari angkatan yang sibuk poto angkatan di jonas. Kami setelah di wisuda memilih pergi mengasingkan diri. Dan tempat yang beruntung kami jadikan gapura selamat jalan adalah sabuga.
Kami berlima waktu itu hanya tertawa(poto-poto dikit). Tak satupun dari kami berpikir tentang besok. Kami cuman pengen ketawa, yup melihat kebelakang dan ketawa puas, ketawa ngeliat kelakuan kita yang kebanyakan konyol, semua pertengkaran, dan saling menghina.
-rewind-play-rewind-play-pause-.....dititik itulah kami berharap nidup bisa di pause, berharap supaya waktu berhenti. Supaya kita bakal terus ada di moment ini, ga satu pun pengen pergi. Saat itu buat saya adalah saat saya lulus dari SMA. Mengakhiri tugas putih abu-abu. Dengan empat orang itu saya lulus. Dan saya bangga....
Setelah hari itu kami berpisah, terjebak kesibukan masing-masing, hanya disatukan oleh 2 jam di jumat sore dan sebuah acara di UNPAD.
Kemarin, sabtu 2 Juli saya kembali ke sana, sendiri. Berpikir tentang 365 hari yang udah saya lewatin. Berpikir dengan orang yang datang dan pergi. Berpikir dengan siapa saya datang taun depan, atau malah ini adalah kunjungan saya yang terakhir........
Adhi Reza Nurachman, Bayu Genia Kisbie, Ibrahim Adi Surya, Subur Suwardi Nugraha
......masih kah kita ada di jalan yang sama?......
nb. Nama di atas disusun secara alphabetis. Tong pasirik-sirik ah.